Senin, 29 April 2013

Sex Education : Download Streaming Vidoe Porno Marak - Salah Siapa?

Download Streaming Vidoe Porno

Situs download video porno dan situs atau blog yang memuat konten untuk streaming video
porno baik di Indonesia maupun luar negeri sangat banyak dan beragam. Biasanya situs download video porno mewajibkan kita untuk mendaftar menjadi member mereka apabila ingin mendownload koleksi video yang mereka miliki.







Situs dewasa memang masih menjadi situs yang paling banyak dicari di Indonesia, peringkat ini masih jauh diatas berita olahraga. Pertanyaannya adalah : "mengapa..?"

Sudah banyak cara yang dilakukan baik oleh pemerintah, pemerhati sosial, kelompok, maupun secara perorangan untuk mengurangi jumlah situs dewasa yang ada di Indonesia, kita tentu tidak menginginkan sebuah tayangan video yang memiliki "adegan seks" dan "Hight Grafik" di tonton oleh anak-anak yang notabenenya masih dibawah umur. Bagaimana cara mengurangi jumlah anak-anak bisa mengakses situs dewasa..??
Cara pertama adalah kewenangan pemerintah dan orang tua dalam mengontrol arah teknologi anak. Diperlukan sebuah regulasi yang tegas dan nyata agar materi yang berbau pornografi dan pornoaksi bisa ditekan dalam angka yang paling kecil. Hal ini mungkin tidaklah mudah, mengingat materi-materi tersebut banyak dan berserakan di dunia maya ini. Meski pemerintah sudah memblokir situs-situs porno, tetapi situs yang lainnya akan tetap bermunculan.

Cara kedua adalah dengan mengurangi jumlah keyword dewasa. Dalam hal ini saya mengajak seluruh blogger yang mau, mampu, dan peduli dengan masa depan bangsa ini, kita buat sebuah atau beberapa artikel yang membahas tentang bahaya video dewasa (insya allah akan saya update pada artikel yang lain). Caranya adalah dengan "memenuhi beberapa kata kunci dewasa dengan artikel yang kita buat", sebagai contoh adalah artikel ini.
Dalam contoh lain adalah artikel saya dengan kata kunci populer "cerita dewasa" telah majang di halaman pertama om Google. Artikel tersebut adalah "Dara manisku - Cerita pengalaman pribadi" dan "Bercinta di bus kota".
Silahkan kalian hujani kata-kata kunci berikut ini menggunakan artikel yang bisa menginspirasi kita semua : Cerita dewasa 17+, Video porno 17+, Video maria ozawa, Cerita seks pengalaman pribadi, dll.




 



Cara ketiga adalah dengan memberikan pendidikan seks (sex education) sejak dini kepada putra dan putri kita. Mengapa Sex Education penting untuk dilakukan dan apa tujuannya :
  1. Dengan memberikan pendidikan seputar dunia seks maka remaja akan tahu dan menjaga diri dan tidak sembarangan merangsang orang.
  2. Dengan memberikan pendidikan tentang video dewasa, mereka akan lebih tahu bahwa video tersebut dibuat tidak sesuai dengan realita dan hanya sebagai bahan hiburan belaka.
  3. Dengan mengetahui teknik pembuatan video dewasa, mereka akan lebih mengerti bahwa apa yang mereka lihat hanyalah hasil manipulasi kamera. dll
Siapa yang tidak khawatir mendengar berita pemerkosaan oleh anak-anak SMA yang berarti masih berstatus pelajar. Bahkan ada juga pemerkosaan yang dilakukan di fasilitas umum. Apakah ini wajah moral anak negeri ini.?

Berhenti saling menyahkan, masa depan generasi berikutnya ada di tangan dan pundak kita semua. Semoga artikel yang singkat ini bisa bermanfaat dan menginspirasi bagi yang membacanya.


Jumat, 26 April 2013

Buku : Selembar Kisah Dalam Buku Asmara - Bagian 5

selembar kisah dalam buku asmara
Dalam bab yang saya beri judul "pekerjaanku" ini saya bercerita sedikit mengenai pekerjaanku yang pertama di Tangerang. Dalam buku yang lainnya ini hanyalah sebuah cerita lama, tetapi tetap pekerjaanku yang disini adalah yang paling membekas di hati dan juga tanganku.

Narasumber cerita ini adalah : Joe NcL

hari ini akan ku mulai babak baru pencarian cintaku.
Setelah shalat jum'at ku langkahkan kakiku dengan gagah.
Hari ini akan ku arungi lautan.
Aku yakin aku dapat menemukanmu bunga.

Dalam perjalanan yang melelahkan.
Diguyur hujan diterjang panas.
Dihempas macet yang tiada pernah ku bayangkan.

Dalam kebimbangan hati yang menjadi.
Tertanam semangat daya juang untuk kehidupan kedepan yang lebih baik.
Hari ini perjalanan berakhir pada suatu mlam tanpa rembulan.
Tertutup mendung awan.
Tapi aku yakin.
Aku dapat menemukanmu bunga.
Aku yakin itu.
Karena tiada keraguan akan cinta yang telah kau semai selama 2 tahun 1 bulan 10 hari.

Takkan ku relakan ragu menghampiriku.
Takkan ku biarkan jarak membuat cintaku tak berarti.
Takkan ada yang bisa menghalangi kekuatan cintaku yang berkobar membara.
Satu kata.
Satu tujuan.
Satu semangat.
Satu harapan.
Dan Satu Cinta.

Bunga...tunggulah aku menemukanmu.
Disaat malam dihiasi ribuan bintang.
Disaat malam dihadiri rembulan.
Disaat malam itu akan ku hapus air mata menjadi senyuman.
Aku janji.
Kau hanya akan bahagia bersamaku.
Aku yakin itu.
Tunggulah aku.
Karena aku mencintaimu.
Dan tak ada keraguan akan cintaku.

*****

selamat pagi dunia” sapaku pada dari lantai dua rumah pamanku.
Di rumah ini rencananya aku akan tinggal sementara sampai aku mendapatkan sebuah pekerjaan dan mempunyai cukup uang untuk menyewa sebuah kamar kontrakan sendiri.
Hari ini adalah hari pertamaku kerja di sebuah perusahaan kaca.

Aku masih mencoba menghubungi teman yang tau keberadaan mawar. Tapi semua berakhir hampa dan aku galau lagi. Tapi ternyata lagi-lagi manusia punya rencana tuhan yang berkehendak. Tanpa aku duga sebelumnya, kala itu aku sedang istirahat siang dikantin. Bersama teman-teman yang lain kami mencoba menelan menu yang disediakan walau bagiku ini seperti bukan makanan, bahkan lebih enak makanan kucing daripada makanan yang kami makan sekarang. Tapi mau tak mau inilah yang harus kami masukan ke dalam perut untuk menambah sedikit tenaga kami yang telah terkuras. Ku coba membuka akun facebook ku “Jjoe Cendiry AgEe” (sekarang sudah dirubah menjadi JOE NCL), ada sebuah permintaan pertemanan dari akun “mawar si bungsu”. Pertama ku lihat mungkin salah seorang pengguna facebook yang menggunakan nama akun mawar, bukan mawar yang ku cari selama ini. Tapi jika tuhan sudah berkata “Terjadi” maka terjadilah. Setelah aku periksa photo profile maupun koleksi photo akun tersebut memang benar, dia adalah mawar yang ku cari selama ini.

Sautu keajaiban bagiku, setelah aku mencari kesana dan kemari ternyata aku menemukan mawarku melalui jejaring sosial facebook. Pertama aku memang kurang yakin jika facebook itu ada gunanya, karena aku sendiri secara pribadi membuat akun facebook hanya untuk mengikuti mode saja.
Orang-orang bilang “hari gini gak punya facebook, apa kata mark zuckerberg”.
Melalui inbox ku tanya kabarnya dan segala sesuatu yang ingin ku ketahui tentangnya. Ternyata cukup lama juga menunggu balasan inbox darinya. Setiap hari bahkan hampir tiap jam aku buka facebook untuk melihat balasan itu, tapi ternyata setelah hampir seminggu baru ia membalas inbox dariku. Dan saat itu semuanya sudah hampir terlambat.

Tanpa ku perhitungkan sebelumnya belum genap sebulan aku bekerja disini, aku sudah tertimpa musibah. Sebuah kecelakaan kerja yang hampir saja membuat lengan kananku di amputasi. Lenganku masuk kesebuah mesin washing atau mesin untuk memcuci kaca. Karena kelalaianku ataupun kelalaian senior yang kurang memperingatkanku atas bahaya dari mesin-mesin disini. Beruntung luka yang ku derita tak cukup parah (sebenarnya parah juga karena harus menjalani 2 kali operasi plastik, tapi setidaknya itu tak membuatku kehilangan lengan kananku ini untuk selamanya).

Hampir seluruh anggota keluargaku menyebrangi selat sunda untuk menjenguk keadaanku. Aku juga sudah memberitahu mawar akan keadaanklu, aku berharap dia bisa datang menemaniku. Tapi sepertinya dia sudah tak peduli lagi denganku, dia sama-sekali tidak datang, hanya beberapa sms aja yang ia kirim untuk memberiku dukungan moral. Aku mau lebih dari itu, tapi aku mungkin terlalu berharap kepadanya.

Seminggu lebih atau tepatnya 11 hari aku dirawat di rumah sakit umum daerah tangerang. Dan dokter sudah mengizinkanku pulang, sebenarnya karena aku yang memaksa ingin pulang. Aku tak mau menjadi beban di keluargaku. Perusahaan hanya mampu menanggung sebagian dari biaya pengobatanku, sebagian lagi menggunakan uang gajiku dan sumbangan dari kerabat. Aku tak mungkin melanjutkan kerja dengan kondisi seperti ini. Beruntung perusahaan memberi sedikit kelonggaran dengan mengizinkanku cuti selama sebulan di kampung halamanku.

*****

Aku sudah tiba lagi di rumahku yang baru ku tinggalkan selama 3 bulan. Ku sempatkan diri untuk mengunjungi abdul di rumahnya. Ku ceritakan semua yang ku alami, ku ceritakan bahwa aku nekat menyebrang ke pulau jawa untuk mencari mawar. Walau aku tak pernah sekalipun menyalahkannya atas apa yang aku alami. Aku mencintainya sungguh mencintainya walau kini ia tak mencintaiku lagi.

Sebulan rasanya bukan waktu yang sebentar untuk menghabiskan waktu di kampung halamanku jelas sangat menjemukan tapi 3 tahun juga bukan waktu yang sebentar untuk menantikan bunga yang hilang. Bunga itu kini telah jauh, dia telah meninggalkan sebuah luka yang mendalam.
Aku masih berjuang untukmu bunga. Aku masih menunggumu untuk kembali ke pelukanku. Aku masih menanti saat-saat kita bersama melewati kerasnya hari, dan aku akan selalu merindukan itu semua.

Saat aku kembali ke kota tangerang, aku masih diterima bekerja diperusahaan kaca itu. Tapi kali ini atas dasar pertimbangan kondisi fisikku, manager memberikanku tugas yang ringan-ringan saja. Mulai dari hanya menyusun kertas, aku juga pernah di tempatkan di bagian cermin, sampai kembali menjadi operator mesin. Disaat aku menjadi operatot itu aku mendapatkan pengalaman-pengalaman baru. Tak jarang kami berbagi kisah hidup disebuah ruangan kedap suara yang berisi 4 orang ini. Aku menceritakan kisahku dengan mawar kepada semua rekan kerjaku dan mereka menanggapinya dengan antusias.

Lain hari lain cerita, masalah tak kunjung ingin sesegera mungkin meninggalkanku. Dengan gaji yang sangat pas-pasan kini kondisiku sering sakit. Alhasil aku sering absen tak masuk kerja dan prestasiku di perusahaan dipertanyakan.
Hampir tiap malam aku memikirkan mawar, hampir tiap malam juga aku memimpikannya. Rasa rinduku mungkin tak tersampaikan kepadanya. Seluruh nomer yang ia berikan kepadaku sudah tak dapat dihubungi.
Aku kesepian dan sangat kesepian. Setiap malam aku hanya bisa berdo'a kepada tuhan agar segera bisa dipertemukan dengan mawar.

Sebuah surat pengunduran diri aku layangkan ke perusahaan. Ini semua ku lakukan karena lambat laun, pelan tapi pasti aku akan dikeluarkan dari perusahaan ini. Sebuah surat lamaranpun aku tujukan kepada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang cat.

kapan mulai bergabung dengan kami” nada bicaranya sangat enak di dengar. Semua anggapan bahwa interview di perusahaan ini adalah seperti sedang manghadapi macan lapar terhapus sudah.
minggu depan boleh bu” kataku meminta sadikit kelonggaran.
oh, tentu saja boleh” dan Hrd-ku memberi pengarahan untuk apa-apa yang harus ku lakukan ketika aku mulai bergabung dengan perusahaan ini, aku ditempatkan dibagian retail.

Ku hapus semua luka lama dipekerjanku dulu, aku berharap mendapat penghidupan yang lebih layak sekarang. Bekerja sebagai sales ternyata memberikan tantangan beruntung dulu aku pernah menjalani hari-hari yang seperti ini. Aku mencoba sedikit fokus ke pekerjaan yang aku geluti sekrang sesekali meluangkan waktu untuk menulis.

*****

kriiiing...kriiinggg.....kriiiiiiiingg, alarm di kamarku berteriak sangat keras dijamin tak ada orang yang tak bangun jika mendengar jeritannya. Udara pagi itu mendukung sekali untuk melanjutkan mimpi yang tertunda. Ku raih jam alarm itu dan ku matikan. Baru saja aku hendak menjatuhkan tubuhku ke kasur handphoneku berbunyi.
siapa sih pagi-pagi nelpon” ku lihat jam dinding di kamarku masih menunjukkan pukul setengah enam pagi.
halo, selamat pagi” kataku
tak ada respon dari seberang.
halo, selamat pagi. Dengan siapa ini?” ku ulangi pertanyaanku, tapi tetap tak ada tanggapan dari si penelpon.
Ku putus telpon itu dan segera menonaktifkan handphoneku.

Hujan turun dengan sangat lebat ketika aku keluar dari kamar mandi. Ku masuki kamarku dengan badan yang menggigil hebat.
ngopi enak nih” batinku. Ku panaskan air di dispenserku dan ku nyalakan kembali handphoneku. Belum satu menit handphoneku aktif sudah ada tiga sms diterima. Ku perhatikan nomer pengirimnya “ah, nomer yang tadi pagi”.
Semua isi sms itu sama yaitu berbunyi : ka^ .
Gaya sms yang sangat ku kenal, ini seperti gaya sms-nya mawar “ah, tidak mungkin” batinku menolak untuk meyakini bahwa si pengirim pesan tersebut adalah mawar.
Maka ku balas dengan gaya khas aku membalas sms : iya ^_^

Ku hisap rokokku sambil menikmati secangkir kopi hitam yang cukup kental, ditemani hujan yang belum mau berhenti menambah suasana makin bersahabat. Ku coba untuk log in ke akun facebookku dan menulis sebuah status : “aku ingin tadi adalah kamu, karna kopiku terasa manis dengan sendirinya. Semanis rasa cintaku yang tak terbalaskan”.
Hari ini sudah hampir genap dua bulan aku di kota ini. Selama itu pula hampir tiap hari aku mencari informasi tentang keberadaan mawar. Bertarung dengan kesibukanku sebagai seorang karyawan swasta.
mawar, aku yakin sebentar lagi kita akan berjumpa” kataku dalam hati sebelum aku berangkat kerja pagi itu. Hujan telah berubah menjadi gerimis kecil, dengan sedikit berlari aku menuju tempat kerjaku.
Aku berlari-lari kecil menyusuri jalan becek, sedikit sesal dalam hati karena tak mengendarai motor saja. Aku tak mau menjadi orang yang pemalas, jarak dari rumah kontrakanku ke tempat kerja hanya sekita 250 meter atau hanya setara 10 menit jalan kaki. Aku melompati sebuah genangan air, “sreeeeeeeeet...bruuuuuk” aku terjatuh tak ayal lagi seluruh pakaian yang ku kenakan basah kuyup.
aah, sial” runtukku dalam hati.

kakak masuk dulu yuk” hujan siang ini cukup membuat badanku menjadi basah kuyup.
ada baju ganti gak?”
nanti pake baju abah aja ya” apa mau dikata, bajuku memang basah semua, tak mungkin ku lanjutkan perjalanan ke rumahku. Alhasil aku mengenakan pakaian abahnya mawar.
kwok kwok kwoook, kok mirip bocah mau sunatan gini dek” baju yang ku pakai memang sedikit besar dan celananya juga kebesaran, sesekali ku naikkan celana itu agak tak melorot.
Mawar menahan tawa, telihat mukanya memerah kuning hijau di langit yang gelap. Di rumahnya aku di jamu makan siang. Selesai makan kami duduk di beranda rumahnya (bukan beranda facebook lho) ngobrol santai dan bercanda sedikit sampai meledak tertawanya yang mengerikan itu.
Air hujan jatuh di daun mangga di depan rumahnya menetes diatas bunga mawar putih. Terlihat sangat indah bunga itu dengan bintik-bintik air hujan di daunnya.
dek hujannya udah reda nih, kakak pamit pulang ya” kataku.
Hujan membuatku tertahan sedikit lama di rumah ini. Matahari sudah bersiap masuk ke peraduannya. Burung-burungpun terbang berbondong meunju ke hutan yang lebat. Aku mencintanya walau tak seperti hujan yang membawa kehidupan di bumi, aku yakin bahwa cintaku membawa hidup yang lain yang akan ku persembahkan kepadanya disuatu saat nanti.
iya kak, hati-hati di jalan” ia memperingatkanku.

Ku pegang erat tangannya, aku masih ingin berlama-lama disini. Aku masih ingin terus memandang senyumnya yang manis. Ku kecup punggung tangannya penuh cinta. Ia dekatkan mukanya ke arahku, ia pejamkan matanya, aku dekatkan bibirku ke bibirnya.

mas..mas..bangun mas” kata suara lelaki setengah baya yang mengenakan pakaian security.
eh iya” jawabku kaget.
kirain pingsan tadi abis jatuh, ternyata ngelamun toh” lelaki itu membantuku bangkit.
Aku meninggalkan lelaki itu setelah mengucapkan rasa terimakasih. Mukaku sedikit memerah menahan malu.

Aku kembali ke kamar kontrakanku untuk berganti pakaian dan membersihkan badanku. Sedikit terlambat aku sampai di tempat kerjaku. Pada mendung yang menggantung di langit ku gantungkan pula harapanku agar bisa secepatnya bertemu dengan mawar.

Air hujan yang berjatuhan seperti menggambarkan air mataku yang menantikan hari kebersamaanku dengannya. Aku sudah sangat menantikan keadaan yang seperti itu.

Air mataku telah jatuh dalam penantian yang tiada berujung. Hatiku telah lama kosong tak berisi, karena cinta ini hanya akan ku berikan kepadanya bukan untuk orang lain. Aku ingin ia mengerti bahwa aku mencintainya, bahkan sangat mencintainya seperti apapun keadaannya.


Buku : Selembar Kisah Dalam Buku Asmara - Bagian 4

selembar kisah dalam buku asmara
Ini adalah kisah perjalananku yang cukup menyedihkan dari pulau sumatera untuk mengadu nasib di pulau jawa, yang "kata orang" adalah tempat yang bagus untuk mencari pekerjaan. Karena pulau jawa menyediakan beragam jenis pekerjaan mulai dari pekerja kantoran sampai tukang sapu jalanan, dari koruptor sampai tidur di trotoar, dari pejabat sampai penjahat juga ada. Semuanya ada disini...

Seperti biasa, apabila kalian berkenan untuk menyebarluaskan kisah ini kalian bisa menyebarkan melalui blog ataupun media lainnya (kecuali media cetak). Tetapi kalian Wajib....!! mencantumkan sumber cerita ini berasal yaitu :
1. Blog Plusmassal dengan link http://plusmassal.wordpress.com
2. Blog Triple Zet dengan link http://joencl.blogspot.com

"Bakauhueni - Merak"



Matahari tak bersinar pagi ini. Penduduk kampungku juga tak banyak yang sudah melakukan aktivitas di luar rumah. Sebagian besar dari mereka memilih untuk berdiam diri dalam rumah masing-masing. Hari ini rencananya aku dan seorang kakak sepupuku akan melakukan perjalanan menuju kota tangerang.

demi hidup yang baru” kataku dalam hati. Seluruh barang-barangku sudah aku kemas semalam. Aku sudah siap berangkat, tapi sepupuku belum kunjung datang.

Ibuku mencoba menenangkanku “masih pagi joe, mungkin nanti agak siangan berangkatnya”.

Aku tak menjawab. Tapi dalam hati sebenarnya aku sudah ingin segera berangkat. Bagi sebagian pemuda di daerahku mengadu nasib ke pulau jawa adalah sebuah impian. Kami ingin merubah nasib kita dari buruh kebun menjadi buruh pabrik. Sebenarnya tak ada yang berubah toh sama-sama buruh. Hanya mungkin yang membedakan adalah upah yang kami terima.

Aku tak menyadari jika ibuku sedari tadi memperhatikanku. “gak sabar ya?” katanya meledekku. Aku tersenyum kecut diledek sedemikian itu. “aku pasti akan sangat merindukanmu bu. Tapi aku juga sudah sangat merindukannya” gumamku.

Sudah hampir pukul sembilan. Hujan tak juga reda. Aku semakin gelisah saja. Aku merenung di dalam kamar memandang jauh keluar jendela. Aku masih berandai andai apa yang akan dan harus ku lakukan di tanah rantau nanti.

Pintu kamarku di ketuk perlahan dari luar. Ternyata ibuku memberikanku secangkir the hangat, “untuk menghangatkan badan” katanya.

Ku teguk teh hangat buatan ibuku tadi. Alirannya menghangatkan kerongkonganku, melaju di dada kemudia tenggelam di lambungku. Hawa dingin masuk ke dalam kamarku melalui lubang angin di jendela. Sudah bukan rahasia umum lagi jika cuaca sedang dingin begini pasti bawaannya pingin ke belakang alias buang air kecil melulu. Begitu juga yang terjadi denganku pagi ini.

aku berangkat dulu ya Bu, Pak”. Aku menjabat tangan ibu dan ayahku bergantian, kemudian aku peluk adikku yang paling kecil dan terakhir aku berpesan kepada adikku yang paling tua “jaga adikmu, jaga juga ibu dan bapak. Jangan lupa kau rawat kebun”.

Aku berboncengan sepeda motor dari kampung menuju tangerang “aku berangkat” ku lambaikan tangan kepada keluargaku.

Karena barang bawaanku dan barang bawaan sepupuku cukup banyak atau bisa dibilang terlalu banyak juga. Alhasil aku duduk di besi jok belakang sepeda motor yamaha mio sepupuku. Perjalanan baru lima puluhan kilometer pantatku sudah terasa ngilu sekali.

wah sepertinya akan turun hujan lagi nih” kata sepupuku dari arah depan. Aku hanya bisa mengiyakan sambil menahan ngilu yang semakin menjadi. Bahkan sebenarnya aku berdo'a agak turun hujan karena aku sudah tak tahan lagi.

Hujan memang turun cukup deras siang itu sekitar pukul sebelas siang. Saat itu kami sudah menempuh perjalanan hampir seratus kilometer. “alhamdulillah” kataku pelan. “lho...?” sepupuku kebingungan karena aku terlihat sangat senang kami diterjang hujan di perjalanan.

pantatku sakit. Dari rumah gak dapet duduk di jok. Tapi duduk di besi” kataku sambil memegang bokongku.

Dia malah tertawa terbahak. “sialan” ku pukul dadanya pelan. Kami tertahan di depan sebuah bangunan yang baru dibangun. Selain kami ber-dua ada sekitar enam orang pengendara motor juga yang ikut berteduh di bangunan ini.

Setelah hujan cukup reda kami kembali melanjutkan perjalanan. Kami sampai di pelabuham bakauheni lampung sekitar pukul satu siang. Tanpa menunggu antrian motor kami bisa langsung masuk kapal.

Sesampainya di kapal kami langsung membuka perbekalan yang kami bawa. Panggilan alam untuk segera menyantap seluruh perbekalan yang ada. Ditambah lagi cuaca hari ini yang sangat membuat perut cepat merasa lapar.
Gerimis menemani perjalan kami. Aku hanya menikmati pemandangan laut dari jendela kapal. Aku tak mau bajuku basah oleh air hujanandai kau sekarang bersamaku mawar”.

Sepupuku datang menghampiriku yang sedang melamun dibalik jendela kapal ini “kenapa ngelamun joe?”.

ah..., gak ada apa apa kok mas” kataku. Sebenarnya sih ada apa apa. Aku sangat rindu. Sangat merindukan mawar, perempuan yang selama ini ku cari untuk mengisi kembali singgasananya di hatiku.

Aku berteriak keras sebelum kami meninggalkan pelabuhan merak “Mawaaaar....Tunggu aku menemukanmu”. Dan aku berharap semoga semuanya belum terlambat.

Gerimis masih setia menemani perjalananku sampai di kota tangerang. Aku baru tau ternyata kendaraan di kota besar itu tak pernah ada habisnya walau langit sedang tersedu. Perjalanan dari merak sampai tangerang semestinya cuma tiga jam tapi karena macet yang berlebih perjalan kami tempuh selama hampir enam jam. “gila ini sungguh gila”. Aku tak pernah menyangka perjalananku sesulit ini.

Pengalaman yang ingin ku bagikan kepada kalian adalah : jangan melakukan perjalanan jauh tanpa persiapan, apalagi jika menggunakan sepeda motor. Terlebih jika kalian berboncengan dan kalian yang di bonceng duduk di besi jok belakang. Itu sungguh menyiksa dan membuatmu tak dapat duduk semalaman.


Rabu, 24 April 2013

Mencari BackLink Dari Review Dan Iklan Banner

BackLink - Hampir setiap blogger berlomba-lomba mencari backlink yang berkualitas untuk blog atau website mereka. Daripada sibuk mencari backlink dengan memanfaatkan software auto backlink yang belum tentu berhasil dan kemungkinan besar terekam sebagai spam lebih baik baca beberapa saran dari saya dibawah ini.


Dalam proses SEO, backlink adalah sesuatu yang tak dapat dihindari. Mengapa...??

Karena dengan backlink maka website atau blog yang akan kita SEO-kan menjadi lebih populer di mata Search Engine daripada website atau blog yang tidak memiliki backlink. Seperti yang sudah pernah saya bahas dalam artikel "Prioritas OutLink VS BackLink".

Daripada bersusah payah mencari backlink dari situs-situs DoFollow berpagerank tinggi saya hanya ingin menawarkan beberapa produk saya yaitu :
  1. Tukar Link Gratis
  2. Review Produk + Banner
Sebagai bahan referensi saya akan memberikan beberapa data untuk blog saya ini yaitu :
  1. Alexa Rank blog ini adalah : 597.000 (Update tanggal 24-April-2013)
  2. Total kunjungan harian minimal 12.000 visitor / hari
  3. 75% Return visitor

Saya akan sedikit membahas tentang "REVIEW PRODUK + BANNER".

Apabila kalian berminat saya akan membuat sebuah review tentang produk yang kalian miliki (dapat berupa website dan blog) hanya dengan harga Rp. 100.000 untuk sebuah review (artikel yang akan saya buat akan bersifat permanent), selain itu kalian juga berhak mendapatkan BONUS berupa sebuah space iklan banner 250 x 250 Gratis selama 3 bulan di blog ini.

Hanya dengan Rp. 100.000,- kalian akan mendapatkan 3 buah keuntungan sebagai berikut :
  1. Artikel review bersifat permanent dan SEO
  2. Banner iklan yang akan di lihat puluhan ribu pengunjung blog ini
  3. Backlink
Jadi tunggu apa lagi...???



Selasa, 23 April 2013

Buku : Selembar Kisah Dalam Buku Asmara - Bagian 3

selembar kisah dalam buku asmara
Dalam buku aslinya ini adalah bagian ke-5. Apabila kalian ingin mendownload versi Pdf buku ini silahkan kalian download via 4Shared secara Gratis disini.
Kalian juga bisa menulis ulang buku ini di blog kalian tapi sertakan asal dari buku ini yaitu :
1. Plusmassal di alamat http://plusmassal.wordpress.com
2. Triple Zet di alamat http://joencl.blogspot.com
Karya asli dari Nailul Fauzi.

Pantai Kelapa Rapet

 

Pada pertengahan bulan november 2008, bertepatan dengan hari jum'at. Hari yang penuh barakah bagi umat Islam. Seperti biasa hari itu aku menjemput mawar di sekolahnya.

Hari itu cuaca begitu panas, aku berteduh di bawah pohon melinjo yang banyak tumbuh di dekat sekolahnya. Biasanya dia pulang pukul 11:30 tapi aku sudah sampai dsana setengah jam sebelum dia keluar.

Menunggu adalah hal yang paling menjemukan di dunia. Baru seperempat jam aku menunggu kakiku sudah berasa pegel semua. Ku putuskan untuk menunggunya di sebuah gardu yang berjarak sekitar 200 meter dari gerbang sekolahnya. Sambil menunggu lagi ku pasang headset di telingaku, ku putar lagu2 Bondan Prakoso. Ku hisap sebatang rokok untuk menemani panasnya hari. Sudah hampir setengah jam waktu berlalu, tapi mawar tak kunjung datang. Aku yang menunggu sudah mulai merasakan jenuh menyerang.

hmmmm...balik jam berapa sih.?” gumamku dalam hati.

udah lama kak.?” suara dibelakang mengagetkanku.

belum dek, baru sejam kok” jawabku ngasal.ternyata itu mawar, gadis yang ku tunggu.

mau pulang sekarang.?” tanyaku.

gak...besok aja” jawabnya ketus.

yaelah ditanya juga”, hari ini aku sedikit kesal juga dengannya.

lagian, udah tau mau pulang pake nanya”.

ya kan udah mau shalat jum,at dek” kataku menerangkan.

cukupkan setengah jam.?” dia memojokkanku.

iya, cukup” kataku pelan dan pasrah.

perjalanan kami memang sebenarnya hanya setengah jam saja, akan tetapi karena jika bersama dia aku hanya bisa memacu sepeda motorku dibawah 40 km/jam, jadi ya waktu yang setengah jam bisa sampai satu jam perjalanan.
Dipertengahan jalan kami mampir dulu di sebuah indomart, aku berniat membeli minuman dingin dan dia membeli sebuah makanan ringan. Perjalanan kami lanjutkan hingga melewati sebuah jalan di pinggir pantai. Angin pantai berhembus seolah menghapus cuaca panas yang sedari tadi tak mau pergi. Ku perlambat laju motorku, memandangi pohon-pohon kelapa yang melambai dan menari.

panas nih, mampir dulu ya” pintaku.

Lho, katanya mau jum'atan.?” katanya mengingatkanku akan hari ini.

iya tapi udah telat nih, gak bakalan sempet pula, daripada panas-panasankan” aku mulai merayu (atau mungkin syaithon yang sedang merayuku).

dia tidak menolak tapi juga tidak mengiyakan, maka ku putuskan untuk bersantai dulu di pantai ini. Keputusan yang membawaku tak dapat melupakan mawar sampai saat ini.


4 tahun lebih ku simpan dalam kenangan tak terlupakan, 4 tahun lebih keindahan ini tetap berbuga seperti mawar yang tak pernah layu, 4 tahun lebih....yah 4 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk sebuah penantian.

Kala itu kami duduk di dahan pohon randu yang cukup tua, memandangi lautan yang luas. Di hadapan kami ada sebuah batu sebesar sebuah mobil sedan, mungkin lebih besar lagi. Di batu itu kami bercanda ria tanpa menghiraukan sengatan matahari yang membara membakar kulit-kulit kami yang gelap. Dalam hati ini tak akan pernah ku lupakan semua kenangan itu.
Setelah cukup lelah kami bermain, kami kembali beristirahat di pohon randu itu lagi.

capek juga ya” kataku mengawali perbincangan.

iya... udah seperti anak kecil” dia berkata dengan sebuah tawa kecil menghiasi pipinya.

apa kita akan selalu begini sampai tua.?” pertanyaanku menghentikan tawa kecil itu, menghilangkan senyum manisnya berganti dengan sebuah kerutan di jidatnya menandakan ia sedang berfikir.

kita jalani aja ya” ia kembali tersenyum (tapi dari nada bicaranya terdengar sebuah kebimbangan).

tapi aku menyayangimu, sungguh menyayangimu” kataku.

dan aku tak pernah meragukan itu” katanya menyambung kata-kataku ku pandangi wajahnya yang imut, ku bisikan sebuah kata di telinganya aku menyayangimu, sungguh menyayangimu dan tak ada keraguan akan rasa ini

ku kecup jidatnya dengan lembut. Lalu tanpa membuang banyak waktu pula ku kecup bibirnya yang manis. Kami saling melumat bibir cukup lama, sekitar sepuluh menitan sampai kami kehabisan nafas.

Pada hari itu telah ku lakukan dosa yang cukup besar bagiku. Telah ku langgar perintah tuhan untuk memenuhi nafsu setan yang bersemayam di otakku, tapi Cintaku padanya bukan berlandaskan itu. Cintaku padanya tulus lebih dalam di dalam hati ini, jujur lebih murni dari lautan yang selalu berlapang dada menerima semua sampah yang hanyut dari daratan bersama aliran sungai.



*****

Waktu terus berlalu. Kami melewati hari-hari bersama, walau tak selalu bersama. Kebiasaanku masih sama menjemput ia pulang dari sekolahnya. Atau terkadang mengantarnya belanja, yah namanya juga cewek. Tanpa terasa bulan-bulan telah berganti. Satu ingatan yang takkan pernah terlupakan yaitu hari jum'at di pantai itu. Ditemani angin pantai yang menghapus panasnya hari. Semua ingatan ini tak mungkin bisa hilang dari pikiranku dan aku rasa ia pun begitu.

kok ngelamun kak.?” tanya mawar ketika aku hanya terdiam di gardu dekat sekolahnya. Disinilah aku hampir setiap hari menunggu ia keluar dari sekolah dan mengantarkannya pulang. Walau kami jarang bertemu dan kebersamaan kami hanya sebatas jalan yang dari sekolahnya ke rumahnya, tapi aku sangat menikamati itu semua. Aku bahagia walau hanya sepintas bisa melihat senyumnya yang manis mengembang di bibirnya, atau tawa riangnya yang tiba-tiba meledak menjadi sangat menakutkan. Aku menikmati itu semua tanpa terkecuali.

yah...masih ngelamun dia” mawar lantas duduk bersebelahan denganku.

Hanya senyum yang aku berikan kepadanya, sebuah senyuman yang aku sendiri tak tau untuk apa aku tersenyum. Yang aku tau aku bahagia melihatnya duduk disampingku saat ini.

mikirin apa sih.?” pertanyaannya memecah lamunanku.

gak mikirin apa-apa kok dek” jawabku.

ah, bohong. Tadi keliatannya serius banget sampai-sampai gak tau kalau adek udah lama duduk dibelakang kakak” katanya mengagetkanku.

emang udah lamanya ya” ku garuk kepalaku yang terasa sedikit gatal. dia segera mencubit pinggangku seraya berkata tu kan emang beneran gak tau”.

yah...hanya aku hanya senyum-senyum sendiri menahan malu. Entah malu untuk apa, mungkin aku malu karena tak dapat memberikannya sesuatu yang indah. Tapi rasa cintaku padanya ini lebih indah dari apapun yang diciptakan manusia.

mau pulang jam berapa kak.?”.
 
bentar lagi ya, masih panas banget nih” kataku sambil memperlihatkan jam tanganku yang sedang menunjukkan pukul setengah dua siang.

adek beli es kelapa dulu ya

aku seakan tak memperdulikan kepergiannya. Tapi aku masih sempat melihatnya dari belakang. Dikejauhan terlihat dia melambaikan tangan kepadaku, aku segera membalas lambaian tangannya sebelum sebuah mobil colt mini diesel melaju dengan kencang.

Dan.....wuuuuuush.....!!!

Mobil itu lewat dengan sangat kencang. Terdengar juga anak-anak sma, mungkin teman-teman dari pacarku berteriak. Aku sangat terkejut, segera aku berlari menuju kearah mawar. Ke dekati dia yang sedang berdiri di depan penjual es kelapa muda.

kenapa dek.?” tanyaku setelah memeriksa keadaan mawar satu per satu bagian setelah ku pastikan dia tidak kenapa-napa.

es-nya abis kak” katanya dengan nada sedikit kecewa.

oh, tadi anak-anak pada teriak kenapa.?”, aku sedikit bingung dengan kejadian barusan.
 
adek juga gak tau, sepertinya ada yang ulang tahun tuh” kata mawar sambil menunjuk ke arah salah satu temannya yang sedang dimandikan air berwarna biru, telihat juga telur dan tepung menghiasi rambutnya. “menyedihkan” desisku dalam hati.

Kami memutuskan untuk pulang saja walau kondisi jalanan lagi panas-panasannya.

hari ini banyak ngelamunnya kak.?” tanya dara karena sudah hampir setengah perjalanan kami tempuh tapi aku hanya diam membisu. Sejujurnya ku sendiri tak tau apa yang sedang ku pikirkan.

adek udah makan.?” aku mencoba mengalihkan pembicaraan.

gak usah ngelesskakak lagi ada masalah ya.?”.

siapa juga yang ngeless, kakak gak kenapa-napa kok dek” jawabku mantap.

kenapa dari tadi diem aja.? Kakak sakit.?” tanyanya lagi.

gak juga” jawabku

dari tadi gak gak mulu, yaudah deh” terdengar suaranya yang sedikit kesal.

yah ngambek, makan dulu aja yuk” aku sedikit merayu guna mencairkan keadaan.

Ditengah jalan aku berhenti di salah satu rumah makan langgananku. Aku makan cukup lahap karena memang dari pagi perutku belum terisi nasi.
dek kemungkinan bulan depan kakak mau ke tangerang” kataku disela acara makan siang kami.

mau ngapain kak.?” dia sedikit terkejut.

kerja dek” kataku lagi.

kerjaan kakak yang disini.?” dari raut mukanya terlihat jelas bahwa dia tidak setuju dengan rencanaku.

kakak udah gak ada respect di situ dek” jawabanku merujuk pada sebuah perusahaan minyak nasional tempatku dan keluarga menggantungkan kehidupan.

gak respect gimana.?” sepertinya dia belum terlalu paham keadaan, bahwa tempat usahaku yang bekerjasama dengan perusahaan minyak itu akan segera berakhir.

yaudah kita makan dulu aja, nanti kakak ceritain di rumah” kataku sambil melanjutkan menyantap dada ayam bakar kesukaanku.

jadi ini yang membuat kakak murung seharian ini” katanya lirih.

Aku hanya sekilas memandang wajahnya, ku perhatikan bibirnya yang manis mengembangkan sebuah senyuman yang tak kalah manis untukku. Aku baru tersadar bahwa bibirnya yang imut itu semakin indah ketika dia kepedasan. Bibirnya terlihat merekah kemerahan, lalu ku balas senyumnya dan melanjutkan makan siangku.

Dalam perjalanan kami masih terdiam. Mungkin karena masih sama-sama belum menemukan tema yang tepat untuk dijadikan bahan obrolan. Kami terbawa pikiran masing-masing, tanpa ada sepatah katapun yang keluar sampai kami tiba di depan rumahnya.

masuk dulu kak” katanya.

di luar aja deh” kataku.

Kami duduk di beranda facebook (eh, beranda rumah maksudnya). Disini ku sampaikan semua apa yang menjadi unek-unekku, aku bercerita kesana kemari tentang tempatku bekerja sekarang dan apa yang akan ku lakukan jika aku jadi ke tangerang. Ku ceritakan semuanya tanpa terkecuali. Dan sepertinya ia menyadari itu, dan mawarpun mengizinkanku untuk pergi merantau.

dek, kakak sayang banget ama kamu” ku tatap matanya yang hitam dan wajahnya yanng memerah kepanasan. Sungguh dia terlihat sedikit menyeramkan tapi aku mencintainya.

adek juga sayang ama kakak” katanya pelan.

Ku kecup keningnya, dan aku berpamitan untuk pulang.

*****

Manusia punya rencana tuhan yang berkehendak. Rencananya aku yang akan pergi ke pulau jawa, tapi ternyata dia yang pergi kesana menduhuluiku. Dan pada bulan febuari 2009 tanpa sebab yang pasti mawar mengakhiri hubungan kami secara sepihak.

Aku tak tau apa salahku, bahkan sampai sekarangpun dia tak pernah memberi tahu.

Terlalu besar rasa Cintaku membuat keputusannya membuat sakit yang begitu dalam di hatiku. Tapi karna rasa cinta itu pula yang membuatku bertahan untuk merinduinya. Aku begitu mencintainya sehingga luka sebesar dan sepedih apapun yang ia berikan tak membuatku goyah untuk mencintainya. Aku terlalu bodoh untuk berhenti mencintainya.
Cinta dapat membuat manusia menjadi kuat tapi karena cinta juga manusia bisa mati. Mati denngan keputus asaan.

Dengan cinta yang begitu besar di hatiku. Aku bertahan untuk menunggunya kembali. Aku ingin saat saat indah yang pernah kami lalui terulang kembali. Karena aku belum siap dengan semua ini.

Mawar andai kau tau, aku begitu mencintaimu hingga hari hariku tiada berarti tanpa menyebut namamu dan malam malamku selalu memimpikanmu. Andai kau tau apa yang ku rasakan. Andai kau merasakan apa yang ku alami. Kau pasti tau apa itu arti cinta sejati.